Kota Pontianak Bisa Jadi Surga Kupu-Kupu? Begini Caranya!

Kota Pontianak Bisa Jadi Surga Kupu-Kupu? Begini Caranya!

Urbanisasi vs. Alam: Bisakah Kupu-Kupu Bertahan?

Siapa sangka, di tengah hiruk-pikuk Kota Pontianak, masih ada surga kecil bagi kupu-kupu? Dengan semakin padatnya kota akibat urbanisasi, habitat alami mereka semakin terdesak. Tapi tenang! Penelitian terbaru dari Rushayati dan Azahra (2024) menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau (RTH) di Pontianak masih bisa menjadi rumah yang nyaman bagi berbagai spesies kupu-kupu. Bahkan, jika dikelola dengan baik, tempat-tempat ini bisa jadi magnet ecotourism baru!

Keanekaragaman Kupu-Kupu di Pontianak

Penelitian yang dilakukan di empat taman kota di Pontianak mengungkap fakta menarik: ada 27 spesies kupu-kupu yang menghuni area ini!

Berikut beberapa taman yang jadi favorit kupu-kupu: Taman Digulis – 23 spesies, Arboretum Sylva Untan – 21 spesies, Taman Akcaya – 19 spesies, Alun-Alun Kapuas – 11 spesies

Yang lebih keren lagi, beberapa spesies seperti Neptis hylas, Papilio demolion, dan Eurema hecabe ditemukan di semua lokasi. Artinya, kupu-kupu masih bisa bertahan di lingkungan perkotaan jika ada habitat yang mendukung.

Bagaimana Cara Membantu Kupu-Kupu Bertahan?

Agar kupu-kupu tetap betah di kota, kita perlu memastikan lingkungan mereka tetap nyaman. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

Buat Taman Ramah Kupu-Kupu

  • Sediakan area terbuka untuk berjemur.
  • Tambahkan sumber air kecil seperti genangan alami atau kolam kecil.

Tanam Bunga & Tumbuhan Favorit Kupu-Kupu

  • Pilih tanaman berbunga yang kaya nektar.
  • Gunakan spesies asli setempat agar sesuai dengan ekosistem alami.
  • Kurangi penggunaan pestisida agar kupu-kupu dan serangga lain tetap aman.

Bangun Koridor Hijau

  • Hubungkan taman dan ruang terbuka agar kupu-kupu bisa berpindah tanpa terhalang bangunan.
  • Hindari terlalu banyak fragmentasi habitat yang bisa menghambat pergerakan mereka.

Ecotourism Kupu-Kupu: Peluang Baru untuk Pontianak!

Siapa bilang ecotourism harus jauh-jauh ke hutan? Dengan keanekaragaman kupu-kupu yang ada, Kota Pontianak punya potensi besar untuk mengembangkan butterfly-watching sebagai daya tarik wisata alam di perkotaan. Apa saja manfaatnya?

🌿 Meningkatkan Kesadaran Lingkungan – Wisata edukatif ini bisa mengajarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.

💰 Mendukung Ekonomi Lokal – Dari tur observasi, suvenir berbasis alam, hingga wisata fotografi, banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan.

✈️ Menarik Wisatawan Domestik & Internasional – Di luar negeri, butterfly-watching sudah booming. Jika dikelola dengan baik, Pontianak bisa menjadi destinasi unggulan!

Kesimpulan

Kota Pontianak punya peluang emas untuk menjadi kota yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan ruang hijau sebagai habitat kupu-kupu. Dengan strategi yang tepat, kita bisa menjaga keseimbangan antara pembangunan dan konservasi. Tidak hanya itu, ini juga bisa menjadi cara cerdas untuk menarik wisatawan dan meningkatkan kualitas hidup warga kota.

Jadi, siapkah kita menjadikan Pontianak sebagai surga bagi kupu-kupu?

Referensi:
Rushayati, S. B., & Azahra, S. D. (2024). Beyond concrete jungles: Managing urban green spaces as butterfly hotspot and their implications for ecotourism in Pontianak City, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1366(1), 012026. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1366/1/012026

Photo credit:
Close-up Photography of a Butterfly
Photo by Zett Foto: https://www.pexels.com/photo/close-up-photography-of-a-butterfly-672142/

Arif is lecturer and researcher based in Faculty of Forestry, IPB University. He is interested in research related to geoinformatics, WebGIS, and UAV/drone